FPI Serukan Penutupan Tempat Maksiat Sebelum Memasuki Bulan Ramadhan

Menjelang bulan suci ramadhan, puluhan aktivis front pembela islam jember kamis pagi menggelar aksi konvoi ta’aruf. mereka menuntut pemerintah segera menutup tempat maksiat yang masih bertebaran di wilayah kabupaten jember.

Menurut Juru Bicara FPI KH Sholehudin, berdasarkan hasil pengamatan fpi, hingga 3 hari menjelang bulan suci ramadhan, masih saja banyak tempat-tempat maksiat yang beroperasi. fpi juga menyebutkan beberapa hotel shortime di kawasan jember yang sudah disweeping, dan terbukti ditemukan banyak pasangan mesum.

Untuk itu FPI mendesak pemerintah kabupaten jember dan aparat penegak hukum, untuk menindak tegas pemilik tempat-tempat maksiat yang dinilai akan mengotori bulan suci ramadhan. fpi berjanji tidak akan melakukan sweeping sendiri, karena khawatir terjadi benturan di masyarakat. namun jika peringatan fpi ini tidak di tindak lanjuti oleh pihak berwenang, maka fpi berserta masyarakat akan bergerak sendiri.

Sementara Ketua Komisi D DPRD Jember Ayub Junaedi yang menemui perwakilan fpi, mengaku setuju dengan seruan fpi agar tempat hiburan ditutup selama bulan ramadhan. dprd sendiri menurut ayub, sudah berkoordinasi dengan bupati terkait persoalan tersebut.

Bahkan dinas pariwisata juga sudah menindaklanjuti, dengan mengirimkan surat himbaukan kepada pemilik tempat hiburan malam, agar tidak beroperasi selama bulan ramadhan. ayub meminta satpol pp dan aparat kepolisian terus mengawasi dan menindak tegas tempat hiburan yang melanggar, agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Puluhan anggota fpi jember menggelar aksi konvoi ta’aruf, dengan mendatangi kantor bupati, polres, kodim dan dprd jember. setelah mendapat dukungan dari dprd jember, massa fpi mengaku akan menunggu janji pihak terkait, kemudian membubarkan diri dengan tertib.

(1.048 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.