Harga Gabah Anjlok Saat Panen Raya, Komisi B Minta Resi Gudang di Jember Dihidupkan Lagi

Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto

Kawan KISS FM

Panen raya padi masa tanam pertama di Jember pada Maret, April 2025 tak sepenuhnya membawa kabar baik bagi para petani. Pasalnya, daya serap gabah oleh Bulog Jember masih belum optimal. Akibatnya, harga gabah jauh di bawah harga pokok penjualan (HPP) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram.

Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menyampaikan bahwa salah satu penyebab lemahnya serapan gabah ini adalah keterbatasan fasilitas, seperti lantai jemur dan mesin pengering (dryer) milik Bulog.

Meski mendukung penuh Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Gabah demi Ketahanan dan Swasembada Pangan, Candra menilai implementasinya di lapangan masih menghadapi banyak tantangan.

Karena tidak terserap oleh Bulog, banyak petani akhirnya menjual gabah mereka ke tengkulak atau pengepul swasta dengan harga jauh di bawah HPP. Di beberapa kecamatan, harga gabah hanya berkisar antara Rp5.300, Rp5.400 per kilogram. Bahkan di Ledokombo, hanya Rp4.500 per kilogram.

Padahal, dengan luas panen mencapai 39 ribu hektare dan perkiraan hasil sekitar 59 ribu ton, jumlah gabah yang harus ditampung cukup besar. Sayangnya, Bulog tidak memiliki cukup fasilitas untuk menampungnya.

Situasi makin sulit karena penggilingan swasta menolak bekerja sama dengan Bulog dalam menyerap gabah petani. Bahkan, ada dugaan mereka saat ini masih memiliki stok gabah impor hingga 18 ribu ton. Di sisi lain, banyak petani yang tidak memiliki fasilitas pengering sendiri, sehingga terpaksa menjual gabah meskipun dengan harga rendah.

Menanggapi hal ini, Candra mendesak Bulog Jember untuk segera mencari solusi atas rendahnya daya serap tahun ini. Ia juga meminta Pemkab Jember untuk segera mengaktifkan kembali fasilitas resi gudang yang berada di Ajung agar petani bisa menyimpan gabah mereka dengan aman, sembari menunggu harga membaik.

(476 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.