Pemuda asal cilacap bernama Achmad Muchtar yang sehari-hari menjadi santri di Pondok Pesantren Al Qonaah Wuluhan, Kamis sore dinyatakan hilang terseret arus sungai Ketangi Desa Lojejer Wuluhan. Hingga berita ini diturunkan Tim Sar gabungan masih terus melakukan pencarian.
Kapolsek Wuluhan AKP Zaenuri menceritakan, korban bersama tiga rekannya bernama Satikin, Tauli dan Afrendra, pergi mencari belalang ke seberang sungai. Saat menyeberangi sungai dalam perjalanan pulang ke Pondok, korban terjatuh dan terseret arus sungai.
Ketiga teman korban sebenarnya sudah berusaha menolong, namun karena arus sungai cukup deras upaya tersebut tidak berhasil. Teman-teman korban kemudian pulang ke Pondok untuk meminta bantun. Tim Sar BPBD Jember bersama masyarakat setempat, hingga saat ini masih terus melakukan pencarian.
Lebih lanjut Zaenuri menjelaskan, Tim Sar BPBD Jember dalam melakukan pencarian, sempat mengalami kesulitan karena arus sungai disertai lumpur cukup deras. Di tambah lagi TKP yang tidak dapat dijangkau kendaraan, karena akses jalannya tergenang air.
