Jangan Sampai Terjadi Politisasi Agama Dalam Pilgub Jatim

MUI dan Tokoh Lintas Agama Kabupaten Jember minta, masyarakat tidak melakukan politisasi agama dalam momentum Pilgub Jatim mendatang. Hal ini ditegaskan dalam acara diskusi Tokoh Lintas Agama bersama Kapolres di Rumah Makan Lestari Jumat malam.

Ketua MUI Jember Abdul Halim Subahar menjelaskan, berkaca dari peristiwa yang terjadi di Jakarta, kerap kali potongan ayat-ayat Al Quran digunakan untuk kepentingan politik. Padahal penggunaan Ayat Al Quran yang kurang tepat konteksnya, berpotensi menimbulkan perpecahan bagi masyarakat awam.

Karena itu MUI bersama tokoh lintas agama dan Kapolres, menyatakan menolak segala bentuk politisasi agama dengan alasan apapun. Jika masih ditemukan terjadinya politisasi agama, menurut Halim MUI akan langsung turun untuk melakukan pembinaan.

Sementara menurut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, sejauh ini belum ditemukan indikasi politisasi agama. Namun segala bentuk upaya antisipasi tetap harus dilakukan, salah satunya dengan memerintahkan anggota, agar memantau setiap aktivitas masyarakat yang berpotensi melakukan politisasi agama.

(937 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.