Gerak Cepat Relawan dan Masyarakat, Longsor yang Menutup Jalan di Desa Mulyorejo Teratasi

Kawan KISS FM

Hujan deras yang mengguyur kawasan Kecamatan Silo, diduga menjadi pemicu peristiwa longsor tebing yang menutup jalan menuju Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo pada pukul 21.00 WIB, Kamis, 19 Desember 2024.

Namun, berkat respons cepat dari petugas 3 pilar, BPBD, dan relawan, pada Jumat, 20 Desember pagi, jalan yang sempat tertutup longsoran sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

Ketua Baret Rescue, David Handoko Seto, menjelaskan bahwa longsoran tanah menutup seluruh akses jalan utama menuju Perkebunan Silosanen dan Desa Mulyorejo. Pihaknya menerima laporan sekitar pukul 9 malam dari salah satu pejabat kebun di Silosanen, yang memberi tahu tentang kejadian longsor di dekat pintu masuk perkebunan tersebut.

Mendapatkan informasi itu, tim Baret Rescue segera menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11 malam. Di lokasi, mereka menemukan longsoran tanah yang menutupi seluruh badan jalan, yang merupakan satu-satunya akses warga Dusun Baban Timur, terutama yang berada di sekitar Perkebunan Silosanen.

Bersama 3 pilar desa, masyarakat, dan relawan BPBD Jember, mereka bekerja bersama untuk membersihkan material longsoran. Sekitar pukul 2 dini hari, material longsor berhasil dievakuasi dan jalan kembali normal.

David juga memberikan apresiasi kepada semua petugas, relawan, dan warga sekitar yang telah bekerja sama dengan baik, sehingga aktivitas ribuan warga Mulyorejo bisa kembali lancar. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penting bagi perekonomian, pendidikan, petani, dan karyawan perkebunan setempat.

Kapolsek Sempolan, AKP Muhammad Na’i, mengonfirmasi kejadian tersebut dan memastikan bahwa jalan kini sudah kembali normal.

(532 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.