
Bupati Jember, Hendy Siswanto, menegaskan setelah mendapat surat tugas dari PDI Perjuangan, dia ingin segera membangun koalisi dengan parpol lain.
Upaya ini dia lakukan untuk mendapatkan syarat minimal dukungan 10 kursi. Selain itu, dia juga berupaya agar pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Jember hanya ada calon tunggal, sehingga akan melawan kotak kosong.
Dia mengingatkan bahwa masyarakat Kabupaten Jember sangat majemuk. Dengan kemajemukan ini, masyarakat harus diberikan pilihan lebih dari satu kandidat bupati dan wakil bupati Jember.
Karenanya, Hendy akan meyakinkan parpol koalisi agar Pilkada di Jember jangan sampai hanya ada satu calon tunggal.
Sementara Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, menyambut upaya Hendy.
Dia menjelaskan Bupati Hendy hadir di kantor PDI Perjuangan pada Senin, 5 Agustus 2024 kemarin, untuk konsolidasi.
Dia menjelaskan antara Bupati Hendy dan PDI Perjuangan memiliki semangat yang sama, yakni agar demokrasi di Jember tetap terjaga.
Diketahui, saat ini sudah ada 4 parpol dari delapan parpol pemilik kursi di DPRD Jember yang sudah menerbitkan surat rekomendasi untuk politisi Gerindra Muhammad Fawait-Djoko Susanto. Keempatnya adalah Gerindra, PKB, PKS, dan Nasdem.
Tersisa empat partai yang belum mengeluarkan rekom, yakni PDI Perjuangan, PPP, Golkar, dan PAN.
<<< Hafit
(996 views)