
Sejumlah pemuda dari Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, bersama mahasiswa KKN, melakukan terobosan dalam mengurangi limbah organik.
Mereka mengambil limbah organik yang diproduksi kafe dan warung makan untuk dijadikan pupuk organik.
Lurah Tegal Gede Abdul Khamil, mengapresiasi terobosan yang dilakukan pemuda Tegal Gede. Gerakan tersebut menjadi gerakan pertama sekaligus percontohan sebagai upaya mengurangi limbah organik.
Para pemuda bersama mahasiswa, lanjut Khamil, hari ini mulai mengolah limbah organik kafe The Tawangmangu menjadi pupuk organik. Ke depannya, mereka juga akan menyasar kafe dan warung makan lainnya yang jumlahnya cukup banyak di Kelurahan Tegal Gede.
Bahkan, ke depannya Khamil berharap masyarakat Tegal Gede dapat memproduksi pupuk organik secara mandiri di rumahnya.
Sementara itu, salah satu pemuda dari Tegal Gede, Sarif Efendi, mengatakan, pembuatan pupuk organik dari limbah organik cukup mudah. Masyarakat hanya perlu mengumpulkan limbah organik, lalu dicampur cairan dekomposer dan gula.
Bahan yang telah tercampur itu kemudian diberi air dan disimpan di wadah tertutup, minimal selama dua pekan.
<<< Rusdi
(1.184 views)