
Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember menyambut baik terpilihnya KH. Anwar Mansur sebagai Rais Syuriah dan KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur periode 2024-2029.
Keduanya terpilih dalam Konferensi Wilayah ke-18 NU Jawa Timur di Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang.
Anwar Manshur, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, terpilih dalam musyawarah mufakat yang berlangsung pada Sabtu sore, 3 Agustus 2024 kemarin. Sementara Gus Kikin, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, terpilih sebagai Ketua PWNU Jatim periode 2024-2029 dalam proses pemilihan.
Proses pemilihan Ketua Tanfidziyah ini diikuti dua kandidat, yakni Gus Kikin dan RA Makki Nasir, Ketua PCNU Bangkalan. Hasilnya, Gus Kikin mendapatkan 38 suara dan RA Makki Nasir mendapatkan 5 suara.
Wakil Ketua Umum PBNU KH. Amin Said Husni di Jombang langsung menetapkan Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur terpilih. Dia menjelaskan penetapan tersebut dilakukan setelah tujuh anggota AHWA bermusyawarah.
Sementara Plt Ketua PCNU Jember, Syaiful Bahri, menyambut baik dan mendukung terpilihnya dua pimpinan PWNU Jawa Timur ini. Apalagi kedua tokoh tersebut mendapatkan dukungan penuh dari peserta Konferwil ke-18 yang digelar di Universitas KH Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang. Ada 7 anggota AHWA yang merupakan ulama berpengaruh di Jawa Timur yang dipimpin langsung KH. Miftahul Ahyar.
Diketahui, kegiatan Konferwil ke-18 di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang melibatkan 45 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jatim.
Setiap cabang yang diundang mengirimkan 10 orang, satu orang untuk utusan, dan sembilan orang lainnya sebagai peninjau. Tema yang diusung kali ini “Merajut Ukhuwah dan Mengokohkan Jam’iyah dalam Pendampingan Umat”.
<<<< Hafit
(830 views)