UJI COBA DALAM SEPEKAN, OJEK ONLINE DAN OPANG SEPAKAT BISA MELAYANI PENUMPANG DI STASIUN JEMBER

Proses mediasi ojol dan opang bersama Kasat Intelkam Polres dan jajaran KAI Daop 9 Jember

Para driver online baik roda dua dan roda empat, kini sudah bisa melayani penumpang dari Stasiun Jember. Sebelumnya, layanan yang akrab disebut ojek online ini tidak bisa beroperasi di dekat kawasan Stasiun Jember sejak berkonflik dengan ojek konvensional atau pangkalan (opang).

Peristiwa konflik antar ojek online dan ojek pangkalan memang banyak terjadi di sejumlah daerah.

Namun kini, para driver ojek online dan ojek pangkalan di Jember telah duduk bersama untuk membuat kesepakatan baru, Senin 22 Juli 2024.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember, Agus Wijaya mengatakan, proses mediasi dilakukan bersama Kasat Intelkam Polres dan jajaran KAI Daop 9 Jember. Hasilnya, para ojek online sepakat diberi ruang untuk mendapatkan titik penjemputan di dekat Stasiun.

Lokasi antar-jemput roda dua dan roda empat, kini disepakati akan dipisah. Kendaraan roda dua bertempat di Pasar Contong, sisi selatan Stasiun Jember. Sedangkan kendaraan roda empat, di titik penjemputan sisi utara Stasiun atau di sekitar Masjid.

Agus mengatakan, dengan cara dipisah, diharapkan juga dapat mencegah kemacetan.

Atas kesepakatan itu, para ojek online maupun opang akan diberi waktu uji coba selama satu minggu ke depan. Dishub bersama Daop 9 Jember selanjutnya akan melakukan evaluasi.

Tidak hanya ojek online dan opang, jasa angkutan becak hingga kendaraan angkutan kota juga diperbolehkan beroperasi di kawasan tersebut.

(1.375 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.