
Kasus balita stunting di Kecamatan Kaliwates hingga saat ini masih cukup tinggi. Tercatat dari 7.105 balita yang ada, sebanyak 1.007 di antaranya masuk kategori stunting.
Demikian disampaikan Camat Kaliwates Moch Suryadi saat mendampingi Wakil Bupati Jember Gus Balya Firjaun Barlaman saat membagikan bantuan untuk keluarga stunting di Balai Kelurahan Mangli, Rabu siang 3 Juli 2024.
Suryadi mencatat, ibu hamil di Kecamatan Kaliwates hingga bulan Juni 2024 sebanyak 307 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 75 orang mengalami kekurangan energi kronis (KEK), 85 orang masuk risiko tinggi, dan 147 sisanya normal.
Sementara jumlah balita di Kecamatan Kaliwates tercatat ada 7.105 balita. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.007 balita mengalami stunting dan 6.098 dalam kondisi normal.
Selain itu, angka kematian ibu (AKI) pada tahun 2024 di Kecamatan Kaliwates tercatat hanya satu orang dan angka kematian bayi sebanyak 8.
Untuk mengatasi persoalan itu, Camat Kaliwates menggandeng Puskesmas dan PKK sesuai Surat Edaran Bupati Jember Hendy Siswanto. Camat Kaliwates sudah melakukan proses pendataan seluruh ASN sebagai orang tua asuh balita stunting.
Sementara itu, Wakil Bupati Jember Gus Balya Firjaun Barlaman meminta Camat memaksimalkan peran Ketua RT untuk mendeteksi balita stunting dan ibu hamil resti dan KEK. Sebab, sejauh ini tingkat kunjungan balita ke posyandu masih rendah sehingga berpotensi ada balita stunting yang tidak terdata.
Rusdi
(983 views)