KELUARGA ANGGOTA ORMAS YANG TEWAS TERJATUH DARI LANTAI DUA RUKO DI PATRANG TETAP MENOLAK PROSES AUTOPSI

Polisi periksa dokter dan perawat yang tangani pria tewas dari ruko di Patarang, Jember (istinwa)

Keluarga almarhum Holik Budiarto, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, masih tetap dengan pendiriannya. Pihak keluarga tetap menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban, meskipun muncul desakan pengusutan.

Kanitreskrim Polsek Patrang Ipda Didit Ardiana, Senin 15 Juli, mengatakan, selain sejumlah saksi di TKP, penyidik Polsek Patrang telah memeriksa satu tenaga medis yang mengevakusi korban.

Hanya saja, polisi belum bisa menyampaikan ke publik terkait hasil pemeriksaan itu. Sebab, semua hasil pemeriksaan nanti akan dianalisis melalui gelar perkara.

Selain tenaga medis, penyidik juga sudah memeriksa keluarga korban, yaitu ibu angkat dan anak korban. Polisi kembali menawarkan tindakan autopsi, namun, sampai saat ini mereka masih tetap menolak.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota Ormas Pemuda Pancasila bernama Holik Budiarto meninggal usai terjatuh dari lantai dua bangunan ruko, di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang pada Senin 8 Juli 2024 lalu.

Pasca kejadian itu, muncul desakan agar polisi mengusut tuntas dari Ormas yang diikuti korban.

<<< Rusdi

(945 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.