Hingga hari ini draft perubahan A0BD 2021 belum juga diajukan oleh pemkab Jember ke DPRD. Meskipun pimpinan DPRD mengaku sudah berkoordinasi secara informal dengan bupati, agar PAPBD 2021 segera diajukan.
Menurut wakil ketua DPRD Jember Ahmad Halim, memang jika PAPBD tidak segera diajukan akan berdampak silpa menjadi sangat tinggi, akibat tidak tersedia waktu yang cukup bagi OPD untuk melakukan penyerapan anggaran. Karena itulah dirinya mencoba berkomunikasi secara informal dengan bupati, agar PAPBD segera diajukan.
Keterlambatan diajukannya PAPBD 2021 menurut Halim, tidak lepas dari keterlambatan penetapan RPJMD. Sampai saat ini Bappekab masih menunggu hasil fasilitasi gubernur terhadap RPJMD, sehingga semua tahapan menjadi mundur dari jadwal seharusnya.
Berbeda dengan Halim, Plt kepala Bappekab Sukowinarno sebelumnya menyatakan pengajuan PAPBD tidak harus menunggu RPJMD, karena bisa disusun berdasarkan RPJP yang sudah ada. Keterlambatan PAPBD menurut Suko karena saat ini seluruh OPD masih melakukan proses input data ke dalam SIPD.
(768 views)