Masih saja nekat mengumpulkan warga untuk membagikan BSTDD di kantor desa Sidomulyo dan Rejoagung, Polisi akhirnya membawa Camat Semboro Joko Priyono ke Mapolsek, untuk diberikan pemahaman terkait maklumat Kapolri dalam rangka Pencegahan penyebaran Covid-19.
Kapolres Jember AKBP Aris Supriono menceritakan, sebenarnya Kapolsek Semboro sudah menyarankan sejak satu minggu sebelumnya, agar BLT atau bantuan apapun kepada masyarakat selama pandemi corona disampaikan door to door, sehingga tidak ada kerumunan massa. Agar penyerahan bantuan berjalan lancar, pihak kepolisian siap membantu.
Tetapi mungkin informasi tersebut tidak tersampaikan ke bawah, sehingga hari ini masih terjadi pengumpulan massa di kantor desa. Sehingga anggotanya terpaksa melakukan pembubaran. Terkait Video yang beredar adanya mobil plat merah dihadang anggota polisi di jalan Aris menjelaskan, anggota kebetulan bertemu camat Semboro di jalan, kemudian diajak ke Mapolsek untuk berkoordinasi.
Setelah diberikan pemahaman lanjut Aris, Camat Semboro dapat mengerti dan berjanji kedepan tidak akan terjadi lagi pengumpulan massa di kantor desa untuk membagikan bantuan. Aris berharap peristiwa seperti ini tidak lagi terjadi di desa-desa lainnya, apalagi sudah ada Maklumat Kapolri.
Sebelumnya beredar Video masyarakat berdesak-desakan di pintu gerbang kantor desa, menunggu antrian pembagian Bantuan Sosial Tunai Dana Desa atau BSTDD. Selain itu beredar video sebuah mobil plat merah yang sedang melintas di jalan dihentikan oleh sejumlah Anggota polisi.
(2.181 views)