Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII Jember, memastikan sejumlah mahasiswa yang diajak rapat bersama PT Seafer Sumber Rejeki beberapa waktu lalu, bukan anggota PMII. Diduga kuat mereka hanya sekelompok mahasiswa, yang sengaja di kondisikan untuk memecah belah hubungan PMII dengan petani Desa Sumberrejo Kecamatan Ambulu.
Demikian yang disampaikan Ketua Cabang PMII Jember Adil Satria Putra, dalam konferensi pers di Kantor PCNU Jember Senin siang. Adil menegaskan, hingga saat ini dan sampai kapanpun, PMII Jember akan terus mengawal petani Desa Sumberejo, untuk menolak rencana pembangunan tambak udang oleh PT Seafer Sumber Rejeki.
Dengan demikian PMII dengan tegas membantah kabar yang beredar, bahwa PMII sudah melakukan kesepakatan dengan pihak investor tambak. Beberapa mahasiswa yang di koordinir oleh salah satu warga bernama Syamsul Hadi, dan melakukan kesepakatan dengan investor beberapa waktu lalu bukan bagian dari PC PMII Jember.
Sementara Samsul Hadi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, membenarkan telah menggelar rapat bersama sejumlah mahasiswa beberapa waktu lalu. Namun Hadi membantah jika dalam rapat tersebut, dirnya mencatut nama lembaga PMII Cabang Jember.
Tudingan bahwa dirinya mencatut nama PMII, merupakan miss komunikasi yang dalam waktu dekat akan segera di selesaikannya, dengan melakukan klarifikasi terhadap pengurus Ikatan Alumni PMII IKIP Jember.
Sementara pihak perwakilan PT Seafer Sumber rejeki, hingga berita ini diturunkan masih belum berhasil dikonfirmasi.
(1.343 views)

