Dana Hibah tahun anggaran 20016 dan 2017 untuk perawatan dan operasional Masjid Jami’ Al Baitul Amin, sampai hari ini belum juga dicairkan. Padahal dana tersebut sangat ditunggu-tunggu untuk perawatan Masjid Jami’ menjelang hari raya idul fitri mendatang.
Ketua Yayasan Masjid Jami’ Al Baitul Amin Hasyin Safrawi menjelaskan, dirinya sudah beberapa kali menanyakan realisasi dana hibah untuk masjid jami’, yang sudah dianggarkan dalam APBD 2016 dan 2017 tersebut. Namun sampai hari ini dirinya belum mendapat kepastian, kapan Pemkab akan mencairkannya.
Dalam APBD 2016 dan 2017 lanjut Hasyin, Masjid Jami’ Al Baitul Amin dianggarkan mendapat dana hibah 500 Juta pertahun. Pihaknya sejauh ini terpaksa hutang kepada Yayasan Pendidikan Al Amin senilai 400 Juta, untuk menutup kebutuhan operasional yang nanti akan di kembalikan setelah dana hibah dicairkan oleh Pemkab.
Lebih jauh Hasyin menjelaskan, Masjid yang selama ini menjadi icon Kabupaten Jember tersebut kondisinya memprihatinkan. Akibat minimnya perawatan selama 2 tahun terakhir, banyak atap bocor, kondisi cat sudah banyak memudar, tempat wudhu yang kurang layak, serta kondisi karpet masjid yang sudah kurang layak pakai.
(1.097 views)