Dampak Efisiensi, Sejumlah Kegiatan Pemerintah Di Hotel Kawasan Jatim Mulai Dibatalkan

Ilustrasi hotel

Kawan KISS FM,

Dampak kebijakan efisiensi Presiden Prabowo mulai dirasakan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur. Kendati demikian, hal serupa belum dialami PHRI Jember.

Ketua PHRI Jember, Teguh Suprayitno pada Sabtu 12 April mengatakan, kebijakan efisiensi yang berlaku sejak Februari 2025 lalu mulai dirasakan PHRI di tingkat provinsi. Sejumlah kegiatan pemerintah yang diagendakan digelar di hotel digagalkan. Padahal 40 persen pendapatan hotel berasal dari kegiatan pemerintah.

Kendati mulai berdampak di tingkat provinsi, namun untuk kegiatan pemerintah daerah, khususnya di Jember belum terjadi hal serupa. Namun, hal tersebut hanya tinggal menunggu waktu saja.

Karena itu, Teguh tetap berharap pemerintah mengkaji ulang kebijakan efisiensi. Meskipun demikian, PHRI tetap mendukung penuh kebijakan tersebut jika yang menjadi objek efisiensi adalah anggaran tidak penting dan berpotensi bocor.

<<<Rusdi

(504 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.