
Kawan KISS FM,
Jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) warga Jember mencapai 98 persen, sehingga Jember mencapai Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Dengan capaian ini, seluruh warga Jember yang termasuk menunggak iuran BPJS, bisa mendapatkan layanan gratis tanpa kendala.
Demikian disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, usai melaunching UHC Prioritas atau cakupan kesehatan semesta di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Kamis, 10 April 2025.
Dalam kegiatan tersebut, juga hadir Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Pusat, David Bangun.
Menurut Bupati Fawait, UHC Prioritas baru tercapai, setelah dirinya 1 setengah bulan menjabat sebagai Bupati Jember. Dengan capaian ini, dia mengaku bisa tidur nyenyak, karena dengan UHC Prioritas ini, seluruh masyarakat Jember tidak akan mengalami kendala dalam mengakses layanan kesehatan gratis.
Mereka akan terlayani di seluruh fasilitas kesehatan (faskes), baik milik pemerintah maupun swasta yang telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Hal senada disampaikan Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Pusat, David Bangun. Dia mengapresiasi atas komitmen Pemkab Jember, yang mendukung program JKN.
Dia menjelaskan, Kabupaten Jember termasuk tiga kabupaten-kota dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Timur yang berhasil mencapai status UHC Prioritas.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kebijakan Pemkab Jember yang mengalokasikan anggaran dari efisiensi belanja daerah, untuk mendaftarkan lebih dari 34% penduduk ke dalam program JKN. Hingga saat ini, jumlah masyarakat Jember yang telah terdaftar dalam program JKN telah mencapai 98%, dengan peserta aktif sebesar 81%.
Dengan status UHC Prioritas tersebut, masyarakat yang menunggak pembayaran iuran BPJS atau non aktif, tetap dapat memanfaatkan layanan kesehatan. Mereka cukup datang langsung ke puskesmas atau rumah sakit tujuan, di mana petugas akan membantu mengaktifkan kembali kepesertaannya.
(659 views)