Sepanjang tahun 2017, tercatat 131 peristiwa bencana alam terjadi di Kabupaten Jember. Sedangkan diawal 2018 ini, sudah terjadi 27 kali bencana alam. Demikian terungkap dalam hearing antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama Komisi D DPRD Jember Rabu siang.
PLT Kepala BPBD Jember Widi Prasetyo dihadapan Komisi D menjelaskan, sepanjang tahun 2017 terjadi 131 kali bencana alam, dengan rincian 49 kali puting beliung, 33 kali tanah longsor, 20 kali banjir genangan, 19 kali kebakaran rumah dan 2 kali kebakaran hutan. Selain itu juga terjadi gempa sebanyak 8 kali yang bisa dirasakan sampai di Jember.
Dari 131 kejadian bencana alam tersebut lanjut Widi, terdapat 4 korban meninggal dunia diantaranya 1 orang di Pakusari dan 3 orang di Sumberbaru. Selain itu juga terdapat 24 orang korban luka, 25 unit rumah rusak berat, 27 rumah rusak sedang dan hampir 500 rumah rusak ringan.
Sementara sejak awal 2018 lalu sudah 11 kali terjadi puting beliung, 9 kali banjir genangan dan 7 kali tanah lonsor, yang mengakibatkan 9 rumah rusak. Widi menghimbau masyarakat terus meningkatkan kewaspadaannya, karena saat ini masih memasuki puncak musim penghujan, yang berpotensi menimbulkan bencana alam.
(1.190 views)