Hujan yang mengguyur kawasan Jember pada Minggu sore 16 Maret 2025, telah mengakibatkan banjir di sejumlah tempat. Banjir dengan intensitas deras dan dengan durasi cukup lama tersebut, telah merendam kawasan Pakusari, Mayang, Curahnongko Tempurejo dan Curahlele Kecamatan Balung.
Ketua Baret Rescue Jember, David Handoko Seto mengatakan, pihaknya telah menerjunkan Tim untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir sejak selepas Isyak, usai pihaknya menerima kabar adanya banjir. Menurutnya, hujan deras sudah terjadi secara merata sejak sore.
David mengatakan, di Curahlele terdapat sekitar 15 KK yang terendam banjir. Sementara di Pakusari, banjir disebabkan adanya sumbatan di jembatan sungai, sehingga luapan menggenangi kawasan rumah warga dengan ketinggian 50 Cm.
David melanjutkan, karena keterbatasan personel, pihaknya hanya mendatangkan beberapa orang Baret di kawasan Curahlele dan Curahnongko. Konsentrasi penanganan dia fokuskan di Pakusari dengan menerjunkan satu sru tim Baret. Kemudian mendatangkan kendaraan untuk menarik barongan bambu yang menyumbat jembatan.
Lebih lanjut, David berharap pihak BPBD Jember bisa lebih cepat berada di lokasi kejadian, mengingat saat ini Jember masih memasuki musim penghujan, dan rawan bencana hidrometereologi.
ULIL
(574 views)