Kawan KISS FM
Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jember menemukan adanya perbedaan jumlah tenaga non-ASN antara data yang dimiliki oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Jember.
Perbedaan ini mencapai hampir 100 orang, di mana data dari laporan sejumlah OPD menunjukkan jumlah tenaga non-ASN tercatat lebih banyak dibandingkan data dari BKPSDM.
Temuan ini terungkap dalam rapat dengar pendapat (hearing) antara Pansus Non-ASN dan BKPSDM Pemkab Jember pada Sabtu malam, 15 Maret 2025.
Menurut Kepala BKPSDM Pemkab Jember, Sukowinarno, dalam rapat tersebut pihaknya diminta untuk menyerahkan data kepegawaian Pemkab Jember yang mencakup Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta tenaga honorer atau non-ASN.
Sebelumnya, Pansus telah mengumpulkan data dari seluruh OPD di Pemkab Jember dan mencocokkannya dengan data dari BKPSDM.
Hasil perbandingan menunjukkan adanya selisih sekitar 100 tenaga non-ASN. Hingga saat ini, pihaknya masih mendalami penyebab perbedaan tersebut dan akan melakukan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan keakuratan data.
Sementara itu, Wakil Ketua Pansus DPRD Jember, Tabroni, membenarkan adanya perbedaan data tersebut. Saat ini, pihaknya tengah menginventarisasi OPD mana saja yang memiliki perbedaan jumlah tenaga non-ASN dibandingkan dengan data BKPSDM.
<<<<Hafit
(596 views)