Jembatan Swadaya Rp42 Juta di Sanenrejo Tuntas Dibangun, Siswa Tak Lagi Pakai Rakit ke Sekolah

Kawan KISS FM

Masyarakat Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, dan Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo akhirnya berhasil menyelesaikan jembatan penyeberangan sungai.

Dengan demikian, siswa dan masyarakat tidak perlu lagi menggunakan perahu rakit untuk menyeberangi sungai.

Ketua Gapoktan setempat, Saiful, mengatakan jembatan yang menghubungkan Desa Sanenrejo dengan Mulyorejo itu rusak diterjang banjir pada 22 Desember 2024 lalu.

Pasca kejadian itu, masyarakat memanfaatkan perahu rakit untuk menyeberangi sungai, baik untuk para petani yang mengangkut hasil pertanian maupun siswa yang berangkat dan pulang sekolah.

Karena cukup membahayakan dan tidak efisien, warga kemudian iuran untuk membangun jembatan. Awalnya, iuran hanya terkumpul Rp16 juta dan langsung dibelikan material.

Setelah pembangunan berlangsung, akhirnya mulai banyak donatur yang ikut menyumbang, termasuk kepala desa, Polsek, dan Koramil Tempurejo. Dengan adanya kepedulian dari sesama, akhirnya donasi yang terkumpul mencapai Rp42 juta.

Dengan dana tersebut, warga akhirnya bisa menyelesaikan pembangunan jembatan dengan panjang 42 meter dan lebar 2,3 meter pada Jumat, 28 Februari lalu. Dengan konstruksi penyangga beton dan kawat sling, Saiful memperkirakan jembatan tersebut akan mampu bertahan cukup lama selama tidak dihantam kayu besar yang hanyut di sungai dalam posisi berdiri.

Rusdi

(452 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.