
Kawan KISS FM.
Untuk menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Jember mendorong penyelenggaraan pasar murah. Sebab, permintaan kebutuhan pokok pada momentum saat ini selalu mengalami peningkatan.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mengendalikan inflasi, terutama saat Ramadan dan Idulfitri.
Menurutnya, upaya pengendalian inflasi harus dilakukan secara berkelanjutan, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Dalam jangka pendek, salah satu cara paling efektif untuk menghadapi lonjakan permintaan adalah mengadakan pasar murah.
Oleh karena itu, Fawait meminta Dinas Tanaman Pangan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mengambil langkah konkret dengan menggelar pasar murah.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PKK, serta memastikan bahwa barang yang dijual benar-benar sampai ke tangan konsumen, bukan diborong oleh pedagang perantara yang kemudian menaikkan harga.
Selain itu, Fawait meminta agar informasi mengenai pasar murah disebarluaskan melalui media massa, media sosial, dan saluran komunikasi lainnya. Ia juga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan, salah satunya dengan mengeluarkan surat edaran kepada penggilingan padi di Jember agar 20 persen hasil produksinya disalurkan ke Bulog.
<<< Hafit
(386 views)