Kawan KISS FM.
Sebanyak 375 jemaah haji yang tergabung dalam KBIHU Al Multazam, Cangkring, Jenggawah, tiba kembali di Jember dengan selamat, Jumat 26 Juni 2026. Kedatangan rombongan sengaja dijadwalkan lebih siang agar para jemaah memiliki waktu beristirahat setelah perjalanan panjang dari Tanah Suci sekaligus dapat menunaikan salat Jumat dengan lebih nyaman.
Sebelumnya, Kloter 95 mendarat di Bandara Juanda Surabaya pada pukul 01.45 WIB dan keluar dari Asrama Haji Sukolilo sekitar pukul 03.45 WIB. Berdasarkan jadwal awal, rombongan diperkirakan tiba di KBIHU Al Multazam pukul 08.45 WIB. Namun, panitia memutuskan mengubah jadwal kedatangan agar tidak terlalu berdekatan dengan waktu pelaksanaan salat Jumat.
Ketua Panitia KBIHU Al Multazam, Samlan menjelaskan, rombongan terlebih dahulu beristirahat di Bromo Asri untuk makan, berganti pakaian, dan memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik penjemputan di Cangkring. Dengan penyesuaian tersebut, rombongan baru tiba di lokasi setelah salat Jumat.
Dalam proses pemulangan, sebagian jemaah tidak mengikuti rombongan hingga titik akhir. Sebanyak 75 jemaah asal Sukowono dipisahkan di kawasan Mangli untuk langsung menuju daerah asalnya karena keluarga telah menunggu di sana. Selain itu, 18 jemaah mandiri juga turun lebih awal di wilayah Rambipuji.
Awalnya panitia menyiapkan 12 armada bus untuk mengangkut seluruh jemaah. Namun, satu bus tambahan akhirnya disediakan untuk mengakomodasi jemaah mandiri yang turun di Kecamatan Rambipuji. Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi, rombongan yang tiba di KBIHU Al Multazam sekitar pukul 13.30 WIB menggunakan sembilan bus.
Meski menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi hingga Jember, kondisi seluruh jemaah secara umum dilaporkan dalam keadaan baik. Panitia telah berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk mengantisipasi apabila terdapat jemaah yang memerlukan penanganan medis setibanya di Jember.
Dua orang jemaah diketahui masih membutuhkan perawatan lanjutan dengan status rawat jalan, namun kondisinya dinyatakan stabil sehingga tetap dapat mengikuti proses kepulangan bersama rombongan.
Salah satu pengasuh Pondok Pesantren Madinatul Ulum, Muhammad Abdul Hamid, mengungkapkan rasa syukur karena seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat. Menurutnya, para jemaah juga masih sempat menunaikan salat Jumat setibanya di Jember.
<<<< ULIL
(53 views)