Protes Harga Anjlok, Petani Berbagi Timun di Gedung DPRD

Bagi bagi timun gratis (istimewa)

Kawan KISS FM,

Petani timun asal Kecamatan Arjasa membagikan sekitar dua kuintal timun secara gratis di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember dan Gedung DPRD Jember, Rabu. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas anjloknya harga timun di tingkat petani yang kini hanya berkisar 500 hingga 1.000 rupiah per kilogram.

Perwakilan petani, Jumantoro, menyatakan harga jual saat ini tidak mampu menutupi biaya produksi yang terus meningkat. Petani mengaku tidak menuntut harga tinggi, namun berharap harga timun setidaknya dapat menutup biaya usaha tani dan memberikan keuntungan yang layak.

Menurut Jumantoro, kenaikan harga pupuk non-subsidi hingga dua kali lipat serta naiknya harga pestisida membuat beban produksi semakin berat. Kondisi tersebut diperparah dengan rendahnya harga jual hasil panen yang terjadi hampir satu bulan terakhir.

Jumantoro memperkirakan melimpahnya pasokan menjadi penyebab utama turunnya harga. Banyak petani yang beralih menanam komoditas hortikultura karena memperkirakan musim kemarau lebih panjang, namun kondisi cuaca yang masih mendukung justru meningkatkan produksi dan membuat pasokan di pasaran berlebih.

Akibat harga yang terus merosot, sebagian petani memilih membiarkan timun di kebun atau membagikannya secara gratis karena biaya panen dinilai lebih tinggi dibanding nilai jual. Petani berharap pemerintah dapat membantu melalui stabilisasi harga, subsidi sarana produksi, serta peningkatan penyerapan hasil panen lokal melalui program pemerintah.

<<<< Rusdi

(57 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.