
Kawan KISS FM,
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat inflasi month to month (m-to-m) di Kabupaten Jember pada bulan November 2024 sebesar 0,17 persen.
Sementara itu, inflasi year on year (y-on-y) Jember hingga November tercatat sebesar 1,44 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 106,52 persen.
Kepala BPS Jember Tri Erandi menyampaikan, sejumlah komoditas yang menyumbangkan inflasi di bulan November, tertinggi yakni bawang merah 26,76 persen dengan andil 0,09 persen.
Kemudian tomat menyumbang inflasi sebesar 86,9 persen namun dengan andil sedikit rendah yakni 0,08 persen.
Sejumlah komoditas lain yang menyumbang inflasi antara lain daging ayam ras, emas perhiasan, minyak goreng hingga bawang putih.
Tri mengatakan, inflasi di Jember pada bulan November terbilang kecil. Kondisi ini terjadi karena komoditas langganan penyumbang inflasi seperti beras dan cabai tidak masuk dalam 10 besar andil inflasi.
Tri mengatakan, beras justru mengalami deflasi minus 1,35 persen dengan andil tertinggi yakni minus 0,08 persen. Kemudian cabai rawit menyumbang deflasi minus 20,44 persen dengan andil minus 0,07 persen.
<<<Ulil
(478 views)