
Asosiasi Petani Pangan Jatim (APPI) Jatim menolak wacana yang digulirkan Kementerian Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan agar sistem pupuk subsidi saat ini dirubah dengan model penyaluran bantuan langsung tunai (BLT). Lewat sistem BLT, pupuk subsidi akan langsung digelontorkan ke petani yang membutuhkan, dan bisa dibeli dengan memesan di e-katalog.
Seperti diketahui, sistem subsidi yang diterapkan saat ini bertujuan untuk menekan harga pupuk di tingkat petani. Praktik tersebut dikhawatirkan membuat petani kembali menjadi bingung, dan justru meningkatkan harga pupuk.
Ketua APPI Jatim, Jumantoro, Kamis, 8 Agustus 2024 mengatakan, pemerintah seharusnya memperbaiki sistem yang sudah ada, sehingga kebutuhan pupuk bisa tercukupi.
Lebih lanjut, pihaknya menyatakan tidak sepakat karena sistem BLT sendiri banyak yang tidak tepat sasaran. Selain itu, kondisi di lapangan terdapat banyak jenis petani yang membutuhkan pupuk, mulai dari jenis petani yang menyewa lahan, petani penggarap, hingga petani dengan lahan gadai.
Dia berharap, pemerintah tidak terus-menerus menjadikan petani sebagai objek uji coba regulasi, sementara pemerintah masih terus mengandalkan impor beras untuk ketahanan pangan nasional.
<<< Ulil
(688 views)