Sepanjang Pagelaran JFC 2024, DLH Jember Kumpulkan 16 Ton Sampah yang Dibuang Sembarangan

Dampak dari kebiasaan buruk penonton Jember Fashion Carnaval yang banyak meninggalkan sampah membuat petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember terus bekerja keras membersihkan sampah. Bahkan aktivitas bersih sampah terus berlanjut hingga pukul 09.00 WIB pagi tadi, Senin, 5 Agustus 2024. Padahal, pagelaran JFC sudah tuntas sejak Minggu, 4 Agustus kemarin.

Kepala UPT TPA Pakusari, DLH Jember, Muhammad Masbut mengatakan, untuk aksi bersih sampah pihaknya menurunkan 139 personel dan 8 armada truk pengangkut sampah. Dia menyebut pada puncak acara JFC pada Minggu kemarin, total sampah yang terkumpul dalam sehari mencapai 11,5 ton.

Sementara sampah yang terkumpul di hari pertama pelaksanaan JFC pada Jumat, 2 Agustus sebanyak 0,5 ton dan di hari kedua, Sabtu, 3 Agustus sekitar 2 ton sampah. Dia menilai sedikitnya jumlah sampah di hari pertama dan kedua pelaksanaan JFC karena kondisi hujan dan jumlah penontonnya yang tidak terlalu banyak.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebagian besar sampah yang ditinggalkan pengunjung yakni jenis plastik seperti alas tempat duduk, kemasan es buah, dan jenis kemasan makanan lainnya.

Dia berharap para pengunjung agar bertanggung jawab atas sampah yang sudah dihasilkan. Sebab, sampah yang ditinggalkan akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Sebaiknya, sampah tersebut dibuang ke tempatnya atau dibawa pulang untuk dipilah dan memiliki nilai jual atau manfaat.

Sekali lagi, Masbut berharap agar tahun depan penonton pagelaran JFC dan event lainnya di Jember tidak lagi meninggalkan sampahnya di lokasi acara.

<<< Ulil

(973 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.