Pasar murah yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan Senin siang, mendapat protes dari Pengasuh Pondok Pesantren Assidiqi Putri Talangsari. Pasalnya Ponpes Asri yang menjadi salah satu tempat yang ditunjuk, tiba-tiba dibatalkan tanpa ada pemberitahuan.
Pengasuh Ponpes Ashri Kyai Haji Ayub Syaifurizal atau Gus Syef, awalnya pasar murah Kemendag akan di gelar di 3 titik, Ponpes Al Qodiri, Ashri dan di Kecamatan Kalisat. Sehingga pihaknya melakukan persiapan, termasuk mengundang sejumlah orang untuk hadir dalam acara tersebut.
Namun saat di hari H, ternyata pasar murah yang rencananya dilaksanakan di Ponpes Ashri, dialihkan ke tempat lain tanpa ada pemberitahuan baik dari Pemkab maupun Kemendag. Gus Syef khawatir pembatalan sepihak tanpa pemberitahuan ini, berdampak negatif bagi citra Ponpes yang diasuhnya.
Sementara Kepala Disperindag Jember Anas Ma’ruf, mengaku sebelumnya tidak tahu jika ada agenda kegiatan pasar murah, termasuk dimana saja titiknya. Kemendag juga tidak pernah ada koordinasi dengan Disperindag sebelumnya, sehingga Disperindag Jember hanya mendampingi petugas Kemendag yang sedang melakukan pasar murah di Jember.
Terkait keluhan yang disampaikan Gus Syef, Anas berjanji akan segera meminta data dan kronologis pelaksanaan pasar murah Kemendag di Jember kemarin, agar bisa memberikan penjelasan kepada Gus Syef.
(1.133 views)