Meski di wilayah Kabupaten Jember belum terjadi aksi persekusi, Polres Jember Kamis siang menggelar seminar dan penandatanganan kesepakatan dengan seluruh Ormas, sebagai upaya antisipasi terjadinya aksi persekusi.
Kapolres Jember Akbp Kusworo Wibowo menjelaskan, biasanya aksi persekusi atau perburuan dan main hakim sendiri baik yang dilakukan perorangan ataupun kelompok, bermula dari berita hoax yang sengaja di buat viral di media social. Atau dengan kata lain, persekusi muncul akibat makin maraknya hoax atau kabar bohong.
Kusworo mengecam keras aksi persekusi, dan berjanji akan memberikan sangsi tegas jika terjadi persekusi di Kabupaten Jember. Sebab selain melanggar Undang-Undang, persekusi berakibat merendahkan martabat kemanusiaan.
Lebih jauh Kusworo menjelaskan, jika terus dibiarkan, persekusi dikhawatirkan akan berdampak lebih luas, diantaranya mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Karena itu Kusworo meminta komitmen dari seluruh Ormas di Jember, untuk tidak pernah melakukan persekusi. Jika ada persoalan lebih baik dilaporkan kepada aparat penegak hukum.
(942 views)