Belum Ada Satupun Seni Budaya Jember yang Terdaftar

Dibandingkan dengan daerah lain, perkembangan pariwisata di Kabupaten Jember tergolong jauh tertinggal. Salah satunya diduga akibat banyak seni budaya asli Kabupaten Jember yang mulai punah. Demikian disampaikan Ketua Komisi B DPRD Jember Bukri.

Menurut Bukri, beberapa waktu lalu ketika Komisi B melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pariwisata Propinsi Jawa Timur, ternyata belum ada satupun seni budaya asli Jember yang sudah terdaftar. Padahal Jember memiliki musik patrol, yang selama ini menjadi icon Kabupaten Jember.

Karena itu lanjut Bukri, Komisi B mendorong Pemkab untuk gencar melakukan sosialisasi seni budaya Jember. Salah satunya dengan melakukan gelar seni budaya scara rutin, yang anggarannya sudah ada dalam APBD 2017. Terdapat alokasi anggaran 150 Juta Rupiah untuk setiap event. Sekarang tinggal bagaiamana Pemkab mengeksekusi anggaran tersebut.

Bukri mengatakan, memang saat ini Jember dikenal di dunia dengan Jember Fashion Carnavalnya,, namun untuk mempromosikan Jember tidak cukup hanya dengan JFC yang diselenggarakan setahun sekali. Harus ada event-event pendukung lainnya, yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Jember setiap saat.

(943 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.