Proyek pembuatan saluran drainase di Desa Sumber kalong Kalisat menui penolakan dari warga setempat. Pasalnya pembangunan drainase tersebut dinilai hanya buang-buang anggaran, karena tidak sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Terlebih lagi selama ini pihak desa tidak pernah mengusulkannya, baik dalam Musrenbang tingkat Desa, Kecamatan hingga tingkat Kabupaten.
Kepala Desa Sumberkalong Dedik Sujiantoro ketika dikonfirmasi mengaku juga kaget, ketika diberitahu oleh warganya tentang proyek tersebut. Sebab selama ini dirinya tidak pernah mengusulkan pembuatan saluran drainase di titik tersebut. Tiba-tiba saja sudah ada pengerjaan dan papan proyek, tanpa ada pemberitahuan kepada pihak desa sebagai pemangku wilayah.
Jika di tahun-tahun sebelumnya menurut dedik, ketika ada pekerjaan di desanya selalu ada tembusan Surat Perintah Kerja sebagai pemberitahuan kepadanya. Namun yang terjadi kali ini berbeda, sehingga dirinya baru tahu kalau ada pekerjaan proyek setelah muncul protes dari warganya.
Kepala UPT PU Binamarga Kalisat Machmud RiadiĀ ketika dikonfirmasi mengaku tidak tahu menahu proses awal pengusulan proyek tersebut. Sebab dirinya baru menjabat sebagai UPT PU Bina Marga sejak 1 Mei lalu. Sehingga yang dikerjakan saat ini hanya meneruskan rencana kerja pejabat lama.
Namun kedepan lanjut Machmud, usulan warga akan diprioritaskan olehnya dalam pengusulan proyek perubahan APBD mendatang. Sementara terkait pemberitahuan kepada pihak desa, sebenarnya menjadi tugas dan kewajiban rekanan. Machmud menduga pihak rekanan masih belum sempat mengantarkan Surat Pemberitahuan tersebut, sehingga ketika proyek berjalan pemerintah desa kebingungan.
Sementara warga setempat bersikukuh menolak proyek tersebut dilanjutkan. Warga memberikan batas waktu hingga Rabu besok agar PU Bina Marga membatalkan proyek tersebut. Jika tidak, warga mengancam akan menghentikan secara paksa.
(1.282 views)