Pelayanan berbasis online Perpustakaan Universitas Jember, untuk sementara waktu dihentikan. Sebab sejumlah komputer clien yang ada di Perpustakaan Unej terserang virus wanna cry.
Menurut Pembantu Rektor 1 Universitas Jember Zulfikar, meski sudah ada himbauan dari Kominfo, salah satu pegawai di Perpustakaan Minggu pagi kaget melihat 2 unit computer yang dinyalakannya sudah terserang virus wanna cry. Beruntung data base hingga akhir bulan April lalu sudah di back up, sehingga terselamatkan.
Untuk mengantisipasi agar virus wanna cry ini menyebar melalui server induk, semua jenis pelayanan Perpustakaan berbasis online untuk sementara waktu dihentikan. Sedangkan 3 unit komputer client yang sudah terserang virus langsung diisolir.
Sementara Kepala UPT TI Universitas Jember Sudarto menjelaskan, 3 komputer client yang terserang virus, diperkirakan menggunakan sistem aplikasi windows yang tidak up to date. Sebab jika windows secara rutin di update, bisa dipastikan tidak akan bisa terserang virus jenis apapun.
Meski tidak sampai merusak sejumlah file yang ada, serangan virus wanna cry ini cukup meresahkan. Sebab selain penyebarannya tergolong cepat, korban juga diperas untuk membayar bitcoin senilai 3,5 Juta Rupiah.
(1.656 views)