
Kawan KISS FM
Seorang bandar okerbaya berinisial H, warga Kecamatan Jenggawah, ternyata mengedarkan obat keras berbahaya dengan sistem ranjau.
Bahkan, tersangka juga mengubah merek okerbaya tersebut seakan-akan produk vitamin ternak.
Kasatreskoba Polres Jember, Iptu Naufal Muttaqin, Senin, 10 Maret, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka H sama sekali tidak saling mengenal dengan penerima okerbaya yang diedarkan.
Tersangka hanya menjalankan perintah dari rekannya berinisial S. Tersangka meletakkan okerbaya secara ranjau dengan diletakkan di tumpukan sampah.
Okerbaya yang diranjau tersebut akan diambil oleh pengedar lain untuk kemudian dikirim ke Bali.
Paket tersebut dikirim ke Pulau Bali tanpa keterangan yang jelas terkait produk dan alamat penerima.
Selain itu, sebagai upaya mengelabui petugas, tersangka telah mengubah merek kaleng okerbaya tersebut. Okerbaya dengan merek Trihek-Sifenidil itu seolah-olah vitamin khusus ternak.
Diberitakan sebelumnya, tersangka H ditangkap Unit Reskrim Polsek Jenggawah pada Senin, 3 Maret lalu. H ditangkap saat sedang meletakkan dua kardus okerbaya di tumpukan sampah, di Desa Klompangan, Kecamatan Ajung.
<<< Rusdi
(340 views)