
Koordinator Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih KPU Kabupaten Jember, Andi Wasis
Jumlah penyelenggara Pemilu 2024 yang meninggal dunia pasca pelaksanaan pencoblosan pada Rabu 14 Februari 2024 terus bertambah. Di hari ke 12 usai pesta demokrasi ini, penyelenggara yang meninggal dunia bertambah 2 orang lagi.
Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember mencatat sedikitnya ada 7 orang penyelenggara pemilu di Jember meninggal selama masa tahapan Pemilu 2024.
5 orang diantaranya adalah anggota KPPS dan 2 orang lainnya adalah anggota skretariat PPS dan anggota Linmas.
Menurut Koordinator Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih KPU Kabupaten Jember, Andi Wasis, jumlah total penyelenggara yang meninggal hingga saat ini Senin 26 Februari 2024 sudah 9 orang.
Mereka yang meninggal dunia itu terdiri dari 6 anggota KPPS, satu anggota skretariat PPS, dan 2 anggota Linmas. Sedangkan kedua orang yang meninggal dunia belakangan ini terjadi pada tanggal 16 dan 24 Februari 2024.
Andi menjelaskan penyebab meninggal bermacam macam, ada yang bunuh diri, sakit serangan jantung dan ada juga yang karena kecelakaan kerja.
Sebelumnya, KPU Jember menyampaikan terdapat 7 penyelenggara pemilu di jember meninggal dunia sepanjang tahapan pemilu mulai dari sebelum, saat dan sesudah masa pencoblosan.
Selain itu dia mengatakan hingga saat ini dilaporkan masih ada 2 orang anggota KPPS yang sakit dan masih dalam proses penyembuhan.
<<<<hafit
