
Kawan KISS FM.
Pemerintah Kabupaten Jember mulai mempersiapkan kawasan pesisir selatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru seiring rencana kelanjutan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang melintasi tujuh kecamatan di wilayah selatan Jember hingga perbatasan Banyuwangi.
Pemerintah pusat dijadwalkan melanjutkan pembangunan jalur strategis tersebut mulai tahun 2026. Proyek multiyears itu diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp3 triliun dan ditargetkan rampung dalam kurun waktu tiga tahun.
Bupati Jember, Muhammad Fawait Selasa 26 Mei 2026, menegaskan komitmennya mengawal percepatan pembangunan JLS karena dinilai akan menjadi pengungkit ekonomi kawasan selatan Jember.
Menurutnya, dirinya telah melakukan kunjungan kerja ke Desa Paseban, Kecamatan Kencong dan sejumlah wilayah sekitarnya untuk melihat langsung potensi pengembangan kawasan pesisir selatan.
Kunjungan tersebut difokuskan pada pengembangan sektor pariwisata, ekonomi, kelautan, dan perikanan yang diproyeksikan tumbuh seiring terbukanya akses JLS. Kehadiran jalur tersebut diyakini akan mempercepat konektivitas dan membuka peluang investasi baru di kawasan selatan.
Fawait menegaskan, Pemkab Jember tidak ingin hanya menjadi daerah yang dilintasi kendaraan, namun juga harus mampu memanfaatkan keberadaan JLS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Dia mengaku sudah berkoordinasi dan melobi pemerintah pusat terkait kelanjutan pembangunan JLS yang direncanakan dimulai tahun ini. Pembangunan diperkirakan berlangsung hingga awal 2029 dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp3 triliun.
Selain pembangunan jalan utama, Pemkab Jember juga mulai mempercepat penataan kawasan mulai Paseban, Kencong hingga Puger. Penataan itu mencakup pembangunan infrastruktur pendukung, akses menuju destinasi wisata, hingga pembenahan kawasan pesisir agar lebih tertata dan menarik bagi wisatawan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan program penghijauan di sepanjang kawasan pantai. Penanaman pohon dan vegetasi pesisir dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih rindang sekaligus mengurangi risiko abrasi di wilayah pantai selatan Jember.
Hafit
(50 views)