Kawan KISS FM,
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena El Nino saat ini telah terjadi dan berpotensi semakin menguat dalam beberapa bulan ke depan. Kondisi tersebut diperkirakan akan berpengaruh terhadap pola cuaca di Indonesia, termasuk di Kabupaten Jember yang diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada Agustus mendatang.
Prakirawan BMKG Pos Meteorologi Jember, Hukama Nur Akmal, menjelaskan berdasarkan pemantauan suhu permukaan laut atau Sea Surface Temperature (SST), wilayah Samudra Pasifik saat ini mengalami pemanasan yang menjadi indikator berkembangnya fenomena El Nino.
Menurutnya, pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik menyebabkan peningkatan aktivitas pembentukan awan dan curah hujan di kawasan tersebut. Sebaliknya, wilayah Indonesia mengalami penurunan pembentukan awan akibat kondisi perairan yang relatif lebih dingin.
Dampak kondisi tersebut mulai dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian Maluku, hingga beberapa wilayah di Sumatera yang berpotensi mengalami penurunan curah hujan.
Hukama menjelaskan, berdasarkan data Indeks ENSO Dasarian Kedua Mei 2026, nilai indeks telah mencapai angka 1. Kondisi tersebut menunjukkan El Nino saat ini berada pada kategori lemah hingga moderat.
<<<< ULIL
(13 views)