
Memasuki musim tanam ketiga di tahun 2025, harga gabah di tingkat petani kembali mengalami penurunan. Jika pada pekan lalu Gabah Kering Panen bisa mencapai lebih dari Rp7.000 per kg, kini turun berkisar Rp6.300 hingga Rp6.500 per kg.
Ketua Perkumpulan Petani Pangan Indonesia, Jumantoro, Sabtu (23/08/2025) menyebut, penurunan harga gabah di Jember terpantau sejak 2-3 hari lalu.
Dia berharap, petani bisa tetap memperoleh harga minimal Rp7.000 per kg, dengan kondisi saat ini sudah tidak panen raya dan menyesuaikan dengan produksi yang menurun. Sebab, saat ini banyak serangan hama wereng dan tikus.
Harga padi senilai Rp6.500 sesuai HPP, kata dia, idealnya baru dirasakan petani ketika di puncak panen raya. Di sisi lain, harga komoditas pangan lainnya selain padi terpantau stabil. Seperti jagung gelondong di tingkat petani di Jember saat ini masih stabil di kisaran Rp2.500-2.800. Dia menduga anjloknya harga gabah di tingkat petani berhubungan dengan terbatasnya ketersediaan beras kualitas medium di pasaran. (Ulil)
(648 views)