
Kawan KISS FM,
Ketua Asosiasi Petani Pangan Nasional, Jumantoro melaporkan bahwa ketersediaan beras kualitas medium di sejumlah pasar tradisional di Jember Utara, per Sabtu 2 Agustus 2025, masih sulit ditemukan atau bahkan kosong.
Dia menyebut, harga beras premium di sejumlah pasar seperti Patrang, Kalisat, Sukowono, Arjasa, Jelbuk dan Silo mengalami kenaikan. Beras premium tembus Rp80 ribu per 5 kg, sementara beras dengan paling rendah mencapai Rp68 per 5 kg.
Dia menyebut, harga beras tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah karena sudah di atas Rp13.800 per kg.
Sementara itu, dia menyebut harga gabah di tingkat petani saat ini juga naik di atas HPP yang sudah ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.500.
Per Sabtu 2 Agustus, harga padi kering panen di Jember tembus Rp7.000–7.200 per kg. Tingginya harga gabah di tingkat petani terjadi karena menurunnya produksi panen akibat cuaca hingga tingginya risiko gagal panen akibat serangan hama.
(610 views)