
Dinas Kesehatan Kabupaten Jember memberikan tanda khusus untuk para jemaah calon haji dengan risiko tinggi seperti lanjut usia dan memiliki masalah kesehatan.
Seperti diketahui, 2688 jemaah calon haji dari Jember dijadwalkan akan berangkat ke tanah suci mulai 20 Mei 2024.
Tanda khusus tersebut akan disampaikan ke petugas kesehatan yang mendampingi selama ibadah haji, lengkap dengan riwayat kesehatan dan penanganan-nya.
Sebelumnya, Dinkes Jember telah melakukan cek kesehatan kepada para jemaah di Puskesmas. Meski telah dinyatakan lolos, para jemaah harus mengikuti saran dari dokter dan menjaga kesehatannya.
Kepala Dinkes Jember, dr Hendro Sulistijono mengatakan, ibadah haji tidak hanya menyiapkan diri secara spiritual, tapi fisik juga dituntut maksimal.
Para jemaah calon haji akan membutuhkan fisik yang kuat, terutama ketika wukuf di Arofah sampai lempar jumroh di Mina.
Berdasarkan data dari Dinkes, tercatat dari total JCH yang akan berangkat, sebanyak 1819 di antaranya berusia kurang dari 60 tahun. Kemudian sebanyak 868 orang berusia lebih dari 60 tahun.
Hendro melanjutkan, jumlah jemaah yang berpotensi menderita hipertensi sebanyak 774 orang.
Kemudian JCH yang menderita dislipidemia mencapai 598, diabetes mellitus sebanyak 348 JCH, obesitas 54 dan yang memiliki riwayat gagal jantung 29 JCH.
Selanjutnya, ada 147 orang dengan riwayat penyakit cardiomegaly, 102 orang dengan riwayat hypertensive heart disease dan penyakit jantung iskemik 54 orang.
<<<<< ulil
(866 views)