
Puluhan warga Kecamatan Mayang harus dilarikan ke Puskesmas dan klinik terdekat akibat keracunan makanan pembagian takjil gratis di jalan raya nasional Mayang Minggu 31 Maret 2024 sore.
Usai makan takjil warga mengeluh sakit perut, diare, muntah dan pusing – pusing, sekitar pukul 22.00 WIB Minggu malam.
Menurut Kepala Desa Mayang Ely Febriyanto, aksi bagi takjil tersebut dilakukan anggota komunitas di Mayang. Mereka masak sendiri kemudian membagi-bagikan kepada warga sekitar dan warga yang melintas di jalan raya Desa Mayang.
Sekitar pukul 10 malam banyak warganya yang laporan mengeluh sakit perut dan muntah -muntah, diduga keracunan makanan takjil tersebut.
Pihak keluarga selanjutnya membawanya ke Puskesmas Mayang dan Klinik Bhakti Pratama Mayang, Klinik Harapan Sehat serta ada yang dibawa ke Puskesmas Pakusari.
Dia menjelaskan warga yang keracunan tidak hanya warga Desa Mayang, tapi warga desa lain yang kebetulan lewat dan menerima makanan takjil tersebut.
Sementara Kepala Puskesmas Mayang, Hamid Dwi Supriyanto saat dikonfirmasi menjelaskan, jumlah korban yang dibawa ke Puskesmas Mayang ada 44 orang.
Mereka ada yang dibawa ke Klinik Bhakti Pratama Mayang ada 14 orang, Klinik Harapan Sehat 4 orang dan di Puskesmas Pakusari ada 2 orang.
Semuanya sudah tertangani. Dari jumlah tersebut 9 orang sudah diperbolehkan pulang.
<<<hafit
