
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember menyebut tidak semua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kecamatan yang bertugas untuk Pemilu tahun 2024, bersedia bertugas untuk Pilkada Jember.
Ketua Bawaslu Jember Sanda Aditya Pradana mengatakan, hingga akhir pendaftaran, dari 93 Panwaslu kecamatan di Jember, hanya 83 orang yang tercatat mau mengikuti asesmen untuk dinilai kelayakannya bertugas di Pilkada Jember 2024.
Sanda menyebut, para Panwascam memang harus mengikuti tahap evaluasi kinerja setelah bertugas di tahapan Pemilu Pilpres dan Pileg.
Lebih lanjut Sanda mengatakan, 83 Panwaslu kecamatan existing tersebut telah menjalani evaluasi kinerja pada 26-27 April 2024. Selanjutnya pihaknya akan melakukan konsultasi Bawaslu Jember kepada Bawaslu jatim.
Dari hasil itu, akan menentukan apakah mereka masih layak untuk melanjutkan tugasnya sebagai Panwaslu kecamatan pada Pilkada 2024 atau tidak. Penetapan Panwaslu kecamatan existing terpilih akan diumumkan pada 1-2 Mei 2024.
Sanda mengatakan, tidak semua anggota panwaslu kecamatan, mau mengikuti asesmen. Salah satunya dari Kecamatan Sumbersari.
Untuk kekurangan tersebut, Bawaslu Jember selanjutnya akan membuka rekrutmen Panwaslu kecamatan dari pendaftar baru.
Pihaknya juga akan melihat, potensi panitia pengawas Pemilu di tingkat Kelurahan/Desa (PKD). Bila ada yang berkualitas, bisa menjadi Panwaslu kecamatan Pilkada.
<<<<< ulil
