Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember menyebut masih ada wilayah yang kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih kendati saat ini sebagian besar kawasan sudah sering turun hujan.
Kepala BPBD Jember Widodo Julianto mengatakan kekeringan di tengah puncak musim hujan ini terjadi di Desa Curahnongko Kecamatan Tempurejo. Setiap dua hari sekali BPBD Jember masih menyuplai 5000 liter air bersih.
Widodo menyampaikan perlunya kolaborasi dengan pihak terkait khususnya Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air.
Sebab sejumlah kawasan yang menjadi langganan kekeringan seperti Jelbuk, Kalisat dan Tempurejo sejatinya sudah memiliki sumber mata air. Kendati demikian masih minim peralatan distribusi air seperti pipa yang disalurkan ke pemukiman penduduk.
Widodo menyebut penyebab masih kekeringan di tengah musim penghujan karena beberapa wilayah intensitas hujan hanya berlangsung singkat sehingga air belum sepenuhnya meresap ke lapisan tanah.
Untuk itu pihaknya menyampaikan kepada semua pihak agar mulai melakukan reboisasi dengan tanam pohon dan membuat sumur resapan. Tujuan agar air bisa lebih mudah meresap ke tanah.
<<<<ulil
