Evakuasi Truk Pengangkut Pasir Asal Lumajang, Timbulkan Antrean Kendaraan di Kawasan Gunung Gumitir 3 Kilometer

Truk pengangkut pasir asal Lumajang, yang terjun ke jurang di kilometer 34, kawasan gunung Gumitir Desa Sidomulyo Kecamatan Silo 2 pekan lalu, belum berhasil dievakuasi. Truk bernopol B 9258 UX, yang dikemudikan Imam Wahyudi, 40 tahun, warga Kecamatan Tempeh, Lumajang ini, belum juga beranjak dari jurang, dengan kedalaman 7 meter.

Bahkan saat evakuasi oleh relawan Raung Jeep 4 x 4 Jember dan clup Jeep Bondowoso, Kamis malam, 10 November 2022, terjadi kemacetan lalulintas dan antrean kendaraan sekitar 3 kilometer lebih.

Salah seorang pengguna jalan, Muhammad Dawud, mengaku sempat tertahan sekitar 2 jam di kawasan gunung Gumitir. Sebab Arus lalulintas dari arah Banyuwangi dan Jember dihentikan, karena ada evakuasi truk secara manual, menggunakan 3 unit jeeb menggunakan Sling, yang bersambung.

Namun ternyata truk tersebut tidak berhasil dievakuasi, karena Sling putus. Dawud berharap evakuasi kendaraan tersebut, menggunakan mesin deret atau crane karena kendaraan, yang akan dievakuasi kendaraan besar.

Kapolsek Sempolan, AKP Suhartanto saat dikonfirmasi membenarkan, relawan belum berhasil mengevakuasi truk tersebut. Namun pihaknya berkoordinasi dengan pemilik untuk mendatangkan mesin derek besar atau crane, untuk mengevakuasi truk dari dalam jurang.

Suhartanto juga menghimbau pengendara yang melintas di kawasan gunung Gumitir selalu waspada dan berhati-hati. Sebab, saat ini musim hujan, karena rawan longsor dan pohon tumbang.

Sebelumnya, Sebuah truk Angkutan Pasir, terjun Bebas ke Jurang pada kedalaman 7 meter, akibat rem Blong di jalan raya gunung Gumitir Desa Sidomulyo Kecamatan Silo, Selasa siang, 1 November 2022. Hal ini terjadi karena truk tidak kuat naik tanjakan di jalan bawah Tower Stasiun TVRI, Kilometer 34.

(64 views)