Cuaca Ekstrem, Luas Tanaman Cabai di Jember Merosot

Luas tanaman capai selama empat bulan terakhir di Kabupaten Jember mengalam penurunan. Demikian disampaikan Koordinator Pengawas Mutu Produksi Holtikultura, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Jember, Luhur Prayogo.

Menurut Luhur, luas tanaman cabai pada bulan Juni 2022 tercatat 285 hektare. Kemudian pada bulan Juli naik menjadi 386 hektare. Namun setelah itu, luas tanaman cabai mengalami penurunan.

Pada bulan Agustus 2022 tercatat 217 hektare. Bahkan pada bulan September 2022 hanya tinggal 92 hektare. Turunnya luas tanaman cabai sudah tentu mempengaruhi hasil produksi cabai di Kabupaten Jember.

Turunnya luas tanaman cabai lanjut Luhur, disebabkan faktor cuaca ekstrem dengan curah hujan yang cukup tinggi. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan tanaman cabai di Kabupaten Jember terserang penyakit.

Lebih lanjut, Luhur menerangkan bahwa untuk bulan Oktober ke depan jumlah tanaman cabai akan semakin berkurang sebab curah hujan diprediksi masih sama. Karena itu, pihaknya akan berusaha agar tidak terjadi inflasi. Selain itu, Luhur juga merekomendasikan pada dinas terkait, untuk mengajak petani menaman cabai di lahan-lahan pesisir, atau lahan-lahan yang curah hujannya rendah.

(72 views)