Kesadaran Masyarakat Untuk Menjaga Gigi dan Mulut Masih Rendah

Bupati Jember, Hendy Siswanto, menghimbau sekolah memberikan edukasi sejak dini, kepada siswanya tentang kesehatan gigi dan mulut. Sebab, melalui kesehatan gigi dan mulut sangat erat kaitannya dengan kesehatan dan kesejahteraan. 

Demikian dia tegaskan, saat menghadiri peringatan hari kesehatan gigi dan mulut nasional (HKGMN) 2022 yang digelar di lapangan Desa Mayang, Sabtu, 17 September2022 pagi.

Hendy menjelaskan, semua makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, diawali dari mulut. Karena itu dia meminta semua sekolah menyediakan waktu khusus untuk melakukan edukasi siswa-siswinya, untuk bisa membangun kebiasaan menggosok gigi pagi dan malam,, menjaga kesehatan gigi dan mulut tentunya itu akan menjadi satu langkah awal menjaga kesehatan tubuh.

Menurut Hendy, kesehatan dan kesejahteraan sangat berhubungan erat. Sebab, jika seseorang gigi sakit, maka akan mengganggu terhadap aktivitas atau pekerjaan. Kalau pekerjaan terganggu, maka perekonomian juga ikut terganggu.

Hal senada disampaikan Ketua Persatuan Dokter Gigi (PDG) cabang Jember, dokter gigi Zahara Melawati. Dia menjelaskan sesuai data riset kesehatan dasar (Riskesdas), tingkat kesadaran masyarakat terkait kesehatan gigi masih rendah. Rata-rata mereka hanya menyikat gigi, 2 kali sehari masih susah. 

Anak-anak atau masyarakat, melakukan sikat gigi, ketika mandi saja. Padahal seharusnya menyikat gigi itu di lakukan setiap pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Langkah ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Jember

(46 views)