Cak Imin Minta 20 Persen Anggaran Pendidikan Dalam APBN Dikoreksi

Penggunaan 20 persen untuk pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dievaluasi. Pasalnya 20 persen yang dikhususkan untuk pendidikan, masih dipakai untuk biaya di luar pendidikan.

Demikian disampaikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, usai peletakan batu pertama Pondok Tahfidz Pintu Langit, di Yayasan Islam Bustanul Ulum, Kecamatan Pakusari, Jumat malam.

Kepada sejumlah wartawan Cak Imin mengatakan, komposisi kelompok pemuda di Indonesia saat ini mencapai 42 persen. Mereka saat ini sedang mengenyam pendidikan.

Karena itu, APBN harus diinvestasikan untuk kemajuan pendidikan, agar SDM di Indonesia bisa meningkat dan bersaing dengan negara lain. Karena itu, 20 persen yang sudah ditetapkan untuk biaya pendidikan, tidak boleh dipakai untuk biaya di luar pendidikan.

Sebab, Cak Imin melihat 20 persen anggaran untuk pendidikan dari APBN masih digunakan untuk biaya di luar pendidikan. Karena itu, Cak Imim meminta pemerintah segera melakukan koreksi.

Sementara Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, persentase anggaran untuk pendidikan di Kabupaten Jember, sudah melebihi anggaran yang ditentukan Undang-undang dalam APBN. 24 persen APBD Jember saat ini sudah difokuskan untuk kemajuan pendidikan.

(66 views)