Kuota BBM Jenis Pertalite Jember Tahun 2022 Hanya Tinggal Lima Persen

Konsumsi BBM jenis pertalite di Kabupaten Jember tahun 2022 cukup tinggi. Dari total kuota 144.210.000 kiloliter, kini hanya tinggal lima persen saja.

Hal itu disampaikan Sales Branch Manager V Malang, Agung Surya Pranata dalam rapat koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan upaya Pengendalian Inflasi di Kabupaten Jember bertempat di Kantor Pendopo Jember pada Kamis siang kemarin

Pertamina mencatat tingginya konsumsi BBM jenis pertalite mencapai puncaknya pada bulan Juni-Agustus 2022, sebanyak 44 persen. Hal itu wajar karena pada rentang waktu itu sedang terjadi kenaikan harga BBM jenis pertamax, sehingga masyarakat berbondong-bondong beralih ke pertalite.

Peningkatan penjualan pertalite terjadi di 41 SPBU yang berada di Kabupaten Jember. Agung khawatir kuota pertalite Jember tahun 2022 tidak cukup sampai akhir tahun, jika tingkat konsumsi terus meningkat. Dari total kuota 144.210.000 kiloliter , saat ini sudah terserap 137.170.000 kiloliter, atau sudah terserap 95,1 persen.

Lebih jauh Agung menjelaskan, selain pertalite, peningkatan konsumsi juga terjadi pada BBM jenis biosolar. Pertamina mencatat dari kuota 79.192 kiloliter , sebanyak 58.840 kiloliter atau 74,3 persen yang sudah terserap.

Untuk menjaga agar ketersediaan BBM jenis pertalite dan biosolar aman hingga akhir tahun 2022, Pertamina melakukan beberapa langkah. Di antaranya meminta konsumen mendaftar di situs web Pertamina. Hal itu untuk menghindari adanya penyelewengan penggunaan BBM

(69 views)