Bupati Minta UKPBJ Tidak Mengurangi Ataupun Menambah-Nambahi Aturan Sendiri

Bupati Jember Hendy Siswanto tegaskan agar Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa atau UKPBJ bekerja sesuai aturan, tidak mengurangi ataupun menambah aturan yang sebenarnya tidak ada. Hal ini disampaikan Hendy menanggapi adanya keluhan dari salahsatu rekanan pengadaan Meubler dinas pendidikan beberapa waktu lalu.

Menurut Hendy dirinya tidak pernah memberikan arahan apapun kepada UKPBJ untuk melakukan tindakan diluar aturan yang berlaku. Proses lelang pengadaan barang jasa aturannya harus jelas, waktunya juga jelas sehingga ada kepastian.

Jika ada peserta lelang yang merasa dirugikan lanjut Hendy, silahkan tabayun datangi langsung kantor UKPBJ minta klarifikasi. Sebab jika masih melalui surat atau email kadang lambat ditanggapi sehingga waktunya habis.

Lebih jauh Hendy menjelaskan, jika ternyata paket pekerjaan yang dimaksud sudah terlanjur berjalan, sebagai bentuk pengawasan Pemkab Jember masih ada proses melalui Inspektorat. Hendy memastikan inspektorat akan melakukan pemeriksaan apabila ada laporan, dan jika terbukti bersalah pasti ASN yang melakukan pelanggaran akan dijatuhi sanksi kepegawaian.

Diberitakan sebelumnya salahsatu peserta lelang dengan penanawaran terendah, mengaku heran nama CV miliknya tiba-tiba hilang dari daftar ULP. Padahal dirinya merasa sudah memenuhi semua dokumen persyaratan yang disampaikan saat klarifikasi. Dari 2 paket yang harusnya dimenangkannya, ternyata dimenangkan oleh peserta yang sama yang berada diurutan ke 3 dan ke 5.

(131 views)