Nama Penawar Terendah Paket Pengadaan Meuble Dispendik Tiba-Tiba Hilang dari web LPSE

Proses lelang pengadaan meuble dinas pendidikan diduga syarat permainan. Bukan hanya dikalahkan, rekanan peserta lelang dengan nilai tawaran terendah bahkana namanya hilang dari daftar peserta lelang.

Sumarto rekanan peserta lelang dengan nomor urut satu menceritakan, CV miliknya merupakan penawar terendah pada 2 paket pekerjaan. Sehingga Rabu pagi dirinya berserta beberapa peserta lainnya diundang klarifikasi oleh pokja ULP.

Sejak awal lanjut Sumarto, sangat terlihat indikasi pokja ada kepentingan untuk memenangkan salahsatu peserta lelang yang sebenarnya berada jauh di bawahnya. Sehingga pokja meminta dirinya menunjukkan sertifikat gudang, yang dalam syarat lelang untuk gudang yang berstatus sewa cukup menunjukkan perjanjian sewa. Sertifikat hanya disyaratkan kepada peserta yang gudangnya berstatus hak milik.

Ternyata menurut Sumarto dugaannya benar, pokja memasang bintang pada rekanan yang terindikasi sengaja dimenangkan oleh pokja, sebagai tanda bahwa rekanan tersebut yang dinilai layak. Sedangkan CV miliknya hilang dari daftar, yang harusnya meskipun kalah tetap harus dicantumkan beserta alasannya dikalahkan.

Sementara Plt kabag Pembangunan Andreas Permana saat dikonfirmasi melalui telefon selularnya mengaku belum mendapat laporan, terkait proses lelang pengadaan meuble dinas pendidikan tersebut dari ketua UKPBJ yang merupakan anakbuahnya. Sebab secara tehnis menurut Andreas, ketua UKPBJ lah yang mengetahui secara pasti. Namun jika memang ada rekanan yang keberatan dengan proses lelang, masih ada proses sanggah sebelum pemenang lelang diumumkan.

(133 views)