PMI Jember dan RSUD dr. Soebandi Siapkan Terapi Plasma Konvalesen Untuk Penderita Covid-19

Palang Merah Indonesia atau PMI Kabupaten Jember, Kamis siang meneken kerjasama dengan RSD dr Soebandi, untuk menyiapkan pelayanan terapi plasma konvalesen, untuk pasien Covid-19 yang kondisinya cukup berat. Cara kerja terapi ini dengan memberikan plasma, yaitu bagian dari darah yang mengandung antibodi dari orang yang telah sembuh dari Covid-19.

Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki menjelaskan, hingga saat ini terapi plasma konvalesen masih dinilai efektif untuk menyembuhkan pasien covid-19 dengan kondisi berat. Untuk itulah PMI bekerjasama dengan RSD dr Soebandi untuk mempersiapkan layanan tersebut, guna memenuhi plasma konvalesen di daerah jejaring PMI Jember,meliputi Jember, Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo serta kabupaten dan kota Probolinggo.

Kerjasama dengan RSD dr Soebandi ini sudah tepat, karena pihak rumah sakitlah yang memiliki data pasien covid-19 yang masih dirawat maupun yang sudah dinyatakan sembuh. Sehingga harapannya pihak RS Soebandi nantinya bisa memberikan data mana pasien covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh dan bisa diambil plasmanya.

Sementara Direktur RSD Soebandi, dr Hendro Sulistyo menjelaskan,tidak semua pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh bisa diambil atau didonorkan plasmanya. Namun ada beberapa beberapa kriteria yang wajib dipenuhi, di antaranya pendonor plasma adalah pasien yang telah sembuh dari Covid-19, berat badan lebih dari 55 Kg, serta berusia minimal 17 tahun dan maksimal 60 tahun. Diutamakan mantan pasien berjenis kelamin laki-laki atau perempuan dengan syarat belum pernah hamil.

Selain itu juga masih ada pemeriksaan kesehatan dan uji laboratorium untuk mengetahui plasma yang terkandung pada pendonor. Jika sudah memenuhi syarat baru bisa diambil plasmanya.

Untuk pemberian plasma konvalesen pun lanjut Hendro, tidak bisa diberitakan kepada penderita covid-19 dengan kondisi sangat berat. Biasanya nantinya dokter yang akan menentukan apakah pasien covid-19 bisa diberi terapi plasma konvalesen atau tidak.

(222 views)